SULUH NUSANTARA – Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat. Walaupun begitu, masyarakat yang baik dapat ditentukan dengan kokohnya fondasi dan peran keluarga itu sendiri.
Oleh karena itu, Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, meminta agar para penghulu dan penyuluh agama untuk berkhutbah Jumat mengenai keluarga.
Berikut adalah ulusan mengapa Kemenag meminta para penyuluh berkhutbah tentang keluarga:
Ketahanan Keluarga, Fondasi Utama Masyarakat dan Bangsa
Melansir dari laman kemenag.go.id, Abu Rokhmad menjelaskan bahwa pendekatan agama adalah salah satu cara efektif dalam merubah masyarakat.
Untuk itu, penyuluh agama baiknya menyisipkan tema keluarga dalam khutbah mereka. Ia menjelaskan bahwa khutbah jumat tidak harus selalu membahas hal-hal yang sudah biasa.
Ia menyebutkan bahwa agama memiliki dampak nyata dalam kehidupan, termasuk dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Oleh sebab itu, penyuluh memiliki kewajiban untuk mengingatkan umat, tentang pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.
“Kualitas suatu bangsa berawal dari keluarga. Jika keluarga kita kuat, maka masyarakat juga akan kuat,” ujar Abu Rokhmad dalam Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
|| BACA JUGA: Respon Kepdirjen Bimas Islam No 1172 Tahun 2024, IPARI Lumajang Masifkan Pelatihan Pembuatan Konten Medsos
Keluarga Harmonis Dapat Mengatasi Berbagai Permasalahan Sosial
Banyak permasalah sosial pada remaja, terjadi sebab kurangnya peran keluarga dalam mendidik dan memberi kasih sayang kepada anaknya.
Tak hanya itu, permasalahan sosial perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan kurangnya pendidikan karakter bagi anak-anak disebabkan karena peran keluarga yang masih belum maksimal.
Menurut Abu Rokhmad, khotbah bertema keluarga dapat menjadi sarana efektif untuk mengatasi segala macam permasalahan sosial. Dengan pendekatan yang tepat dari penyuluh melalui khotbah jumat, dapat menanggulangi masalah ini.
Penyuluh diharapkan bisa memberi wawasan, pengetahuan, serta solusi yang relevan dengan tantangan kehidupan modern. Namun melalui ilmu itu, penyuluh menyampaikannya dengan tetap berbasis ajaran Islam.
Peradaban yang lebih baik dapat terbangun dari peran penting keluarga. Khotbah Jumat dapat membantu umat Islam memahami peran tersebut.
Selain itu, khotbah jumat dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan
Kemenag meminta para penyuluh, untuk mengangkat tema keluarga dalam khotbah jumat. Hal ini disebabkan oleh banyaknya permasalahan yang tumbuh, akibat kurang kokohnya fondasi keluarga.
Penyuluh harus mengangkat tema ini, karena ketahanan keluarga adalah fondasi utama masyarakat dan bangsa. Selain itu, keluarga yang harmonis dapat mengatasi berbagai macam permasalahan sosial di masyarakat,
Khutbah Jumat dapat menjadi sarana umat muslim, untuk memahami peran penting keluarga dalam membangun peradaban dan juga dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Wallahu A’lam
Oleh Dennis Ramadhan