Buka Puasa, Shalat Dulu atau Makan Dulu? Inilah Penjelasannya

Author picture

Penulis

Saat waktu maghrib tiba di bulan Ramadan, umat Islam dihadapkan pada pilihan: apakah sebaiknya shalat dulu atau makan dulu? Pertanyaan ini sering muncul karena keinginan untuk menjalankan ibadah dengan benar sekaligus menjaga kesehatan tubuh. Lalu, bagaimana Islam memandang hal ini?

Tentu, dalam melakukan berbagai hal, sebenarnya Umat Islam telah banyak diberi suri tauladan oleh panutan kita, yakni Rasulullah SAW. Bagaimanakah beliau ketika berbuka? Makan dulu? Apa Shalat dulu? Apa bagaimana?.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Rasulullah ﷺ biasa berbuka puasa dengan beberapa butir kurma sebelum shalat. Jika tidak ada kurma, beliau berbuka dengan air.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Memahami hadits tersebut, Rasulullah ﷺ mendahulukan berbuka dengan sesuatu yang ringan sebelum melaksanakan shalat maghrib. Ini menunjukkan dan seyogyanya kita contoh bahwa sebaiknya kita membatalkan puasa terlebih dahulu dengan makanan sederhana, seperti kurma dan air, lalu segera menunaikan shalat maghrib.

Mengapa Tidak Langsung Makan Besar?

Seharian tidak makan, kadang mendorong nafsu makan kita menggebu-gebu untuk segera makan, namun ada beberapa alasan mengapa lebih baik berbuka ringan dulu sebelum shalat dan kemudian makan makanan berat, inilah alasannya:

1. Meneladani Sunnah Rasulullah ﷺ

Berbuka dengan kurma atau air sebelum shalat sesuai dengan kebiasaan Nabi, yang istilahnya makan takjil dulu.

2. Menghindari Keterlambatan Shalat Maghrib

Jika langsung makan besar, bisa jadi kita terlambat menunaikan shalat, bahkan berisiko melewatkannya akibat kekenyangan dan karena memang waktu maghrib sangatlah singkat.

3. Memberikan Waktu bagi Pencernaan

Mengawali berbuka dengan makanan ringan membantu tubuh beradaptasi setelah seharian berpuasa.

4. Meningkatkan Kekhusyukan dalam ibadah

Jika terlalu kenyang, sering kali seseorang merasa mengantuk atau malas untuk beribadah setelahnya.

Bagaimana Jika Sangat Lapar?

Jika seseorang merasa sangat lapar dan tidak bisa khusyuk shalat tanpa makan terlebih dahulu, maka boleh makan secukupnya sebelum shalat. Hal ini berdasarkan kaidah dalam Islam yang menyatakan bahwa ibadah harus dilakukan dalam keadaan tenang dan tidak tergesa-gesa.

Dari hadits Rasulullah ﷺ:

“Jika makanan telah dihidangkan, maka makanlah terlebih dahulu sebelum shalat, dan janganlah shalat dalam keadaan menahan lapar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Namun, jika hanya dengan beberapa butir kurma atau air sudah cukup untuk menenangkan perut, maka lebih baik menunaikan shalat lebih dahulu sebelum makan besar.

Maka, dalam Islam berbuka puasa sebaiknya dilakukan dengan makanan ringan terlebih dahulu, seperti kurma dan air, lalu segera melaksanakan shalat maghrib. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah ﷺ dan memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Namun, jika rasa lapar sangat mengganggu kekhusyukan, maka diperbolehkan makan secukupnya sebelum shalat.

Yang terpenting, jangan sampai kesibukan makan menyebabkan kita lalai dalam menunaikan kewajiban shalat maghrib. Semoga Allah ﷻ memberi kita kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Aamiin.

Terbaru

Artikel Terkait

Lainnya