Musyawarah Wilayah IV Pokjaluh Sumut Digelar, Perkuat Peran Penyuluh di Tengah Tantangan Zaman

Picture of admin pusat

admin pusat

Penulis

Berastagi, 4 April 2026 — Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Provinsi Sumatera Utara menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV pada 4–5 April 2026 di Hotel Rudang Berastagi. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran penyuluh agama dalam menghadapi dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di lingkungan Kementerian Agama Sumatera Utara, di antaranya Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenagsu (H. Zulfan Efendi), Kabag TU Kanwil Kemenagsu (Drs.H.Syafrizal Bancin) yang secara resmi membuka kegiatan.

Turut hadir pula Ketua POKJALUH Sumut (Dr. H. Marasakti Bangunan), Kankemenag Kab.Karo (Drs. H. Saparuddin).

Dalam sambutannya, Zulfan Efendi menegaskan pentingnya peran penyuluh agama Islam sebagai garda terdepan dalam membina umat. Ia menyampaikan bahwa penyuluh tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pesan keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu merespons berbagai isu kontemporer, termasuk tantangan digitalisasi dan degradasi moral di masyarakat.

“Penyuluh agama harus adaptif, inovatif, dan mampu menjangkau masyarakat dengan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Musyawarah wilayah ini juga menjadi forum evaluasi program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya penyuluh, penguatan sinergi antar lembaga, hingga pemanfaatan media digital dalam dakwah.

Selain sidang pleno, kegiatan juga diisi dengan diskusi panel dan pemaparan materi dari para narasumber. Para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Ketua panitia menyampaikan harapannya agar Muswil IV ini dapat menghasilkan keputusan yang konstruktif dan membawa dampak nyata bagi penguatan peran penyuluh agama Islam di Sumatera Utara.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Pokjaluh Sumut semakin solid dan mampu berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing di era modern.

Terbaru

Artikel Terkait

Lainnya