Pokjaluh Kab. Karo Bergerak Cepat Tindaklanjuti Hasil Musywil IV Sumatera Utara

Picture of admin pusat

admin pusat

Penulis

Karo — Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Karo menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menindaklanjuti hasil Musyawarah Wilayah (Musywil) IV Pokjaluh Provinsi Sumatera Utara yang baru saja digelar. Semangat konsolidasi dan penguatan organisasi langsung diwujudkan melalui koordinasi internal serta penguatan solidaritas antar penyuluh agama Islam di daerah tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pokjaluh Kabupaten Karo dalam menjaga kesinambungan program serta memperkuat peran strategis penyuluh agama di tengah masyarakat. Para pengurus dan anggota Pokjaluh Karo menyadari bahwa hasil Musywil bukan sekadar forum formal, tetapi menjadi pijakan penting dalam meningkatkan kualitas kelembagaan dan kinerja penyuluh.

Senior Pokjaluh Kabupaten Karo, Elismawati,S.Ag menyampaikan bahwa pihaknya segera menginisiasi pertemuan koordinasi guna menyamakan persepsi dan merumuskan langkah konkret pasca-Musywil. “Kami tidak ingin hasil Musywil hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan melalui langkah nyata di daerah,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, para penyuluh menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mempererat ukhuwah di antara sesama penyuluh. Hal ini dinilai penting mengingat tantangan dakwah dan pembinaan umat yang semakin kompleks di era saat ini.

Selain itu, penguatan struktur kepengurusan juga menjadi fokus utama. Pokjaluh Kabupaten Karo berupaya memastikan bahwa setiap pengurus memiliki peran yang jelas dan mampu menjalankan tugas secara optimal. Dengan demikian, roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Respon cepat yang ditunjukkan Pokjaluh Kabupaten Karo ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena mencerminkan semangat kolaborasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh agama.

Ke depan, Pokjaluh Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus menjaga sinergi, baik secara internal maupun dengan pemangku kepentingan lainnya, demi terwujudnya penyuluh agama yang berdaya, responsif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan mental spiritual masyarakat.

Terbaru

Artikel Terkait

Lainnya