<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekraf Arsip - Suntara</title>
	<atom:link href="https://suntara.or.id/category/ekraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Media kolaborasi Penyuluh Se-Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 13:59:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-ikon-logo-suntara-32x32.png</url>
	<title>Ekraf Arsip - Suntara</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dukung Muswil IV Pokjaluh Sumatera Utara, Aplikasi Goseh Hadirkan Promo Ongkir Untuk Peserta</title>
		<link>https://suntara.or.id/dukung-muswil-iv-pokjaluh-sumatera-utara-aplikasi-goseh-hadirkan-promo-ongkir-untuk-peserta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 13:57:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aplikasi Goseh merupakan aplikasi layanan transportasi dan pengantaran berbasis lokal yang bisa diunduh di Playstore maupun Appstore Dengan layanan seperti delivery, antar-jemput, dan pengiriman barang. GOSEH tidak hanya berfokus pada kemudahan teknologi, tetapi juga mengusung konsep pemberdayaan komunitas driver. Melalui semangat kebersamaan, GOSEH membangun ekosistem yang saling mendukung, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra sekaligus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/dukung-muswil-iv-pokjaluh-sumatera-utara-aplikasi-goseh-hadirkan-promo-ongkir-untuk-peserta/">Dukung Muswil IV Pokjaluh Sumatera Utara, Aplikasi Goseh Hadirkan Promo Ongkir Untuk Peserta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.myGoseh.Goseh" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow"><b>Aplikasi Goseh</b></a> merupakan aplikasi layanan transportasi dan pengantaran berbasis lokal yang bisa diunduh di <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.myGoseh.Goseh" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">Playstore</a> maupun Appstore Dengan layanan seperti delivery, antar-jemput, dan pengiriman barang. GOSEH tidak hanya berfokus pada kemudahan teknologi, tetapi juga mengusung konsep pemberdayaan komunitas driver.</p>
<p>Melalui semangat kebersamaan, GOSEH membangun ekosistem yang saling mendukung, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kabupaten Karo.</p>
<p>Menariknya, GOSEH digagas oleh sosok yang juga aktif dalam kegiatan keagamaan, yakni seorang penyuluh agama Islam di KUA Kecamatan Berastagi.</p>
<p>Dengan latar belakang tersebut, GOSEH tidak hanya berkembang sebagai platform bisnis, tetapi juga membawa nilai-nilai edukatif dan sosial dalam operasionalnya. Hal ini tercermin dari pembinaan komunitas driver yang tidak hanya difokuskan pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, dan kepedulian sosial.</p>
<p>Sejalan dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, GOSEH turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) se-Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat dan pembangunan sosial keagamaan.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan nyata, GOSEH menghadirkan promo spesial berupa diskon ongkos kirim selama berlangsungnya kegiatan Muswil. Promo ini diharapkan dapat membantu mobilitas peserta serta memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar dalam mengakses layanan pengantaran dengan biaya yang lebih hemat.</p>
<p>Dukungan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sektor keagamaan dan inovasi digital dapat berjalan beriringan, saling menguatkan, dan memberikan manfaat luas. GOSEH menunjukkan bahwa aplikasi lokal pun mampu berkontribusi dalam kegiatan strategis daerah, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas.</p>
<p>Muswil ke-4 Pokjaluh Sumatera Utara pun tidak hanya menjadi ajang konsolidasi penyuluh, tetapi juga momentum untuk memperluas sinergi lintas sektor. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk GOSEH, diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif demi pelayanan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/dukung-muswil-iv-pokjaluh-sumatera-utara-aplikasi-goseh-hadirkan-promo-ongkir-untuk-peserta/">Dukung Muswil IV Pokjaluh Sumatera Utara, Aplikasi Goseh Hadirkan Promo Ongkir Untuk Peserta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyuluh Agama Dan Pariwisata Karo, Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat</title>
		<link>https://suntara.or.id/2048-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 10:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2048</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah dengan potensi pariwisata terbaik di Sumatera Utara. Keindahan alam pegunungan, udara sejuk, panorama Danau Lau Kawar, Gunung Sinabung, Bukit Gundaling, Air Terjun Sipiso-piso, hingga desa-desa wisata berbasis budaya Karo menjadikan wilayah ini sebagai magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Pariwisata Kabupaten Karo juga terus mendorong [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/2048-2/">Penyuluh Agama Dan Pariwisata Karo, Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah dengan potensi pariwisata terbaik di Sumatera Utara. Keindahan alam pegunungan, udara sejuk, panorama Danau Lau Kawar, Gunung Sinabung, Bukit Gundaling, Air Terjun Sipiso-piso, hingga desa-desa wisata berbasis budaya Karo menjadikan wilayah ini sebagai magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Pariwisata Kabupaten Karo juga terus mendorong lahirnya destinasi-destinasi wisata baru di tingkat kecamatan yang dikelola langsung oleh masyarakat.</p>
<p>Di tengah geliat pariwisata tersebut, Kecamatan Berastagi memiliki posisi strategis sebagai etalase wisata Karo. Kota wisata ini menjadi pintu masuk utama wisatawan, sekaligus pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Hotel, homestay, UMKM, pasar buah, pusat oleh-oleh, hingga pelaku wisata alam dan budaya tumbuh pesat seiring meningkatnya kunjungan wisata.</p>
<p>Kondisi ini membuka ruang kolaborasi yang sangat besar bagi para Penyuluh Agama Islam Berastagi untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan daerah. Penyuluhan tidak hanya hadir di masjid, majelis taklim, dan ruang-ruang ibadah, tetapi juga dapat berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi umat berbasis pariwisata.</p>
<p>Penyuluh agama memiliki posisi strategis sebagai pendamping masyarakat. Di tengah pelaku wisata, pedagang, pengelola homestay, sopir wisata, hingga UMKM, penyuluh dapat menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam praktik usaha sehari-hari: kejujuran dalam berdagang, pelayanan yang ramah, etika bisnis yang baik, serta penguatan spiritual di tengah kesibukan mencari nafkah.</p>
<p>Lebih dari itu, penyuluh agama juga dapat mendorong lahirnya konsep wisata yang bernuansa religi dan edukatif. Wisata halal, desa wisata religi, wisata edukasi keislaman, hingga paket wisata dakwah dan budaya bisa menjadi warna baru pariwisata Karo yang khas, berkarakter, dan bernilai.</p>
<p>Sinergi antara penyuluh agama Berastagi dan pelaku pariwisata juga menjadi langkah strategis dalam menjaga harmoni sosial di daerah yang majemuk. Kabupaten Karo dikenal dengan keragaman budaya dan agama yang hidup rukun berdampingan. Kehadiran penyuluh sebagai agen moderasi beragama sangat penting untuk menjaga suasana wisata yang aman, nyaman, dan penuh toleransi.</p>
<p>Pariwisata bukan sekadar soal destinasi, tetapi juga tentang manusia yang mengelolanya. Ketika pariwisata tumbuh dengan landasan nilai, maka yang lahir bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberkahan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.</p>
<p>Sudah saatnya penyuluh agama Berastagi mengambil peran lebih aktif dalam geliat pariwisata Kabupaten Karo. Menjadikan pariwisata sebagai ladang dakwah, ladang pengabdian, dan ladang pemberdayaan umat demi terwujudnya Karo yang maju, religius, dan sejahtera.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/2048-2/">Penyuluh Agama Dan Pariwisata Karo, Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergi Ekonomi Alumni PP Krapyak : Langkah Awal Menuju Kemandirian dan Kolaborasi Ekonomi</title>
		<link>https://suntara.or.id/1471-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 04:40:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah langkah positif baru saja lahir dari para alumni Pondok Pesantren Krapyak. Sebuah grup WhatsApp bernama Sinergi Ekonomi Alumni Pondok Pesantren Krapyak telah dibentuk sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan penguatan jaringan ekonomi di antara sesama alumni. Gagasan ini dicetuskan oleh seorang alumni bernama Khairul Arief, yang memiliki semangat besar untuk memperkuat tali ukhuwah sekaligus membangun [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/1471-2/">Sinergi Ekonomi Alumni PP Krapyak : Langkah Awal Menuju Kemandirian dan Kolaborasi Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah langkah positif baru saja lahir dari para alumni Pondok Pesantren Krapyak. Sebuah grup WhatsApp bernama <strong>Sinergi Ekonomi Alumni Pondok Pesantren Krapyak</strong> telah dibentuk sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan penguatan jaringan ekonomi di antara sesama alumni. Gagasan ini dicetuskan oleh seorang alumni bernama Khairul Arief, yang memiliki semangat besar untuk memperkuat tali ukhuwah sekaligus membangun kemandirian ekonomi berbasis jaringan alumni.</p>
<p>Grup ini bukan sekadar tempat berbagi informasi, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi nyata antar alumni lintas angkatan dan bidang usaha. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, peran komunitas dan jejaring menjadi semakin penting. Sinergi Ekonomi Alumni hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.</p>
<p>Harapannya, grup ini dapat menjadi fondasi awal dari terbentuknya ekosistem ekonomi yang saling menguatkan. Para alumni yang bergerak di bidang perdagangan, jasa, pertanian, teknologi, hingga pendidikan bisa saling mendukung—baik dalam bentuk kolaborasi usaha, promosi produk, hingga mentoring bisnis.</p>
<p>Lebih dari sekadar urusan ekonomi, grup ini juga menjadi wadah untuk mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat terputus karena kesibukan masing-masing. Dengan dasar nilai-nilai kebersamaan dan ajaran pondok yang kuat, Sinergi Ekonomi Alumni Krapyak diharapkan mampu tumbuh menjadi komunitas yang solid, inklusif, dan membawa manfaat luas, tidak hanya untuk anggota grup tetapi juga untuk masyarakat sekitar.</p>
<p>Khairul Arief sebagai penggagas menekankan pentingnya semangat berbagi dan gotong royong dalam membangun jaringan ini. Ia berharap, para alumni tidak hanya aktif secara individu, tetapi juga turut menciptakan dampak sosial melalui gerakan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p>
<p>Dengan semangat sinergi dan kebersamaan, mari kita jadikan grup WhatsApp Sinergi Ekonomi Alumni Pondok Pesantren Krapyak sebagai langkah awal untuk menciptakan perubahan positif. Bersama kita kuat, bersama kita tumbuh.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/1471-2/">Sinergi Ekonomi Alumni PP Krapyak : Langkah Awal Menuju Kemandirian dan Kolaborasi Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Supen Berastagi : Minuman Legendaris Penghangat Dingin yang Bikin Nagih</title>
		<link>https://suntara.or.id/supen-berastagi-minuman-legendaris-penghangat-dingin-yang-bikin-nagih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 03:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nikmati hangatnya supen, minuman khas Berastagi yang terbuat dari teh 37, susu kental manis, dan air panas. Rasanya unik, manfaatnya menyehatkan, cocok untuk suasana dingin. Berastagi, sebuah kota kecil di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terkenal dengan udaranya yang sejuk, pemandangan alam yang memukau, dan tentu saja&#8230; kuliner khasnya. Tapi, di antara semua makanan dan minuman [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/supen-berastagi-minuman-legendaris-penghangat-dingin-yang-bikin-nagih/">Supen Berastagi : Minuman Legendaris Penghangat Dingin yang Bikin Nagih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Nikmati hangatnya supen, minuman khas Berastagi yang terbuat dari teh 37, susu kental manis, dan air panas. Rasanya unik, manfaatnya menyehatkan, cocok untuk suasana dingin.</p></blockquote>
<p>Berastagi, sebuah kota kecil di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terkenal dengan udaranya yang sejuk, pemandangan alam yang memukau, dan tentu saja&#8230; kuliner khasnya. Tapi, di antara semua makanan dan minuman yang ada, ada satu yang wajib kamu coba saat mampir ke sini: <em>supen</em>.</p>
<p>Apa itu supen? Supen adalah singkatan dari &#8220;susu pendek&#8221;, sebuah minuman sederhana namun legendaris yang terdiri dari air panas mendidih, teh 37, dan susu kental manis. Disajikan dalam gelas kecil, tapi rasanya luar biasa nikmat.</p>
<p><strong>Racikan Simpel, Rasa Luar Biasa</strong></p>
<p>Meskipun hanya terdiri dari tiga bahan utama, supen punya karakter kuat. Teh 37 memberikan rasa yang khas dan sedikit pahit, sementara susu kental manis menambahkan sentuhan lembut dan manis yang seimbang. Air panas mendidih menyatukan semuanya menjadi minuman yang cocok dinikmati di tengah hawa dingin Berastagi.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1348" src="https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804-300x169.jpg 300w, https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804-768x432.jpg 768w, https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Minuman ini biasa ditemukan di warung-warung lokal, terutama pagi dan sore hari. Cukup duduk santai, pesan satu gelas supen, dan nikmati suasana kota kecil sambil menyeruput kehangatan yang membalut.</p>
<p><strong>Manfaat Supen untuk Kesehatan</strong></p>
<p>Selain nikmat, supen juga punya beberapa manfaat (selama tidak dikonsumsi berlebihan). Teh hitam seperti Teh 37 dikenal kaya akan antioksidan, yang membantu tubuh melawan radikal bebas. Air panasnya membantu melancarkan peredaran darah dan meringankan tenggorokan.</p>
<p>Susu kental manis memang tinggi gula, tapi juga memberi energi instan dan kandungan kalsium yang bermanfaat untuk tulang. Sangat cocok untuk kamu yang baru turun dari pegunungan atau lelah setelah berkeliling pasar tradisional.</p>
<p><strong>Supen: Bukan Sekadar Minuman, Tapi Pengalaman</strong></p>
<p>Supen adalah salah satu bentuk keramahan khas Karo yang disajikan dalam gelas kecil. Rasanya mengingatkan kita pada rumah, pada cerita-cerita sederhana di warung, dan pada nikmatnya hidup yang pelan-pelan.</p>
<p>Jadi, saat kamu berada di Berastagi, jangan lupa mampir dan cicipi supen. Nikmati bukan hanya rasanya, tapi juga suasana dan cerita yang dibawanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/supen-berastagi-minuman-legendaris-penghangat-dingin-yang-bikin-nagih/">Supen Berastagi : Minuman Legendaris Penghangat Dingin yang Bikin Nagih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Ide Takjil untuk Jualan di Bulan Puasa</title>
		<link>https://suntara.or.id/10-ide-takjil-untuk-jualan-di-bulan-puasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 14:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Ide jualan takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Menu takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Suluh Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Suntara]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil buka puasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1238</guid>

					<description><![CDATA[<p>SULUH NUSANTARA &#8211; Salah satu momen yang unik ketika bulan Ramadhan adalah berburu takjil untuk buka puasa. Kegiatan ini sering kali dilakukan sambil menunggu berbuka. Di sisi lain, takjil menjadi sebuah bisnis pembuka rejeki di bulan puasa. Berjualan takjil menjadi salah satu peluang bisnis yang menguntungkan selama bulan ramadhan. Tidak perlu pusing, inilah sepuluh ide [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/10-ide-takjil-untuk-jualan-di-bulan-puasa/">10 Ide Takjil untuk Jualan di Bulan Puasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suntara.or.id" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow"><strong>SULUH NUSANTARA </strong></a>&#8211; Salah satu momen yang unik ketika bulan Ramadhan adalah berburu takjil untuk buka puasa. Kegiatan ini sering kali dilakukan sambil menunggu berbuka.</p>
<p>Di sisi lain, takjil menjadi sebuah bisnis pembuka rejeki di bulan puasa. Berjualan takjil menjadi salah satu <a href="https://www.doku.com/blog/ide-jualan-takjil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">peluang bisnis</a> yang menguntungkan selama bulan ramadhan.</p>
<p>Tidak perlu pusing, inilah sepuluh ide takjil untuk jualan yang dapat kamu coba:</p>
<h2><strong>1. Gorengan</strong></h2>
<p>Dengan rasanya yang gurih dan renyah, gorengan menjadi menu yang cocok untuk hidangan pembuka setelah berpuasa. Bakwan, tempe mendoan, dan pisang goreng adalah beberapa gorengan yang mudah dibuat dan disukai semua orang.</p>
<p><span data-contrast="auto">Apabila bosan dengan gorengan biasa, coba variasi gorengan kekinian. Jamur crispy, ubi goreng kopong, atau singkong keju bisa menjadi inovasi yang unik untuk pembeli.</span></p>
<h2><strong>2. Es Buah</strong></h2>
<p>Es buah menjadi pilihan takjil buka puasa yang banyak orang sukai. Setelah menahan haus dan dahaga seharian, es buah menjadi penyegar bagi saat berbuka.</p>
<p>Es buah yang memiliki rasa manis dan berwarna-warni sangat menggoda untuk pembeli. Es buah juga tersedia dengan harga yang murah.</p>
<h2><strong>3. Aneka Jus Buah</strong></h2>
<p><span data-contrast="auto">Buah seperti mangga, alpukat, atau buah naga akan menggugah selera jika dikombinasikan dengan susu atau yogurt. Menu ini cocok untuk minuman saat berbuka.</span></p>
<p>Selain enak dan menyegarkan, es buah juga menjadi menu takjil yang menyehatkan</p>
<h2><strong>4. Kolak pisang</strong></h2>
<p>Salah satu takjil buka puasa yang selalu popluer saat bulan Ramadan tiba adalah kolak pisang. Rasanya yang manis dan gurih menjadikannya menu favorit banyak orang.</p>
<p><span data-contrast="auto">Agar lebih menarik coba gunakan inovasi kolak dengan tambahan keju parut, es krim vanila, atau saus vla. Agar tampilan dan rasa lebih bervariasi, kamu dapat tambahkan ubi ungu atau nangka.</span></p>
<h2><strong>5. Klepon</strong></h2>
<div>Salah satu jajanan tradisional yang terkenal ketika puasa adalah klepon. Makanan yang memiliki rasa manis dan tekstur sedikit lengket ini, pemburu takjil kerap mencarinya selama bulan Ramadhan.</div>
<div></div>
<div>Selain rasanya yang enak, klepon membutuhkan bahan yang tidak terlalu banyak, dan cara pembuatannya pun cukup mudah. Terbuat dari tepung ketan yang berlapis kelapa parut, klepon berisi dengan gula merah cair, yang meledak saat digigit.</div>
<blockquote>
<div>||<strong> BACA JUGA: </strong><a href="https://suntara.or.id/6-rekomendasi-bisnis-buat-santri-yang-bisa-hasilkan-cuan/" target="_blank" rel="noopener">6 Rekomendasi Bisnis buat Santri yang Bisa Hasilkan Cuan</a></div>
</blockquote>
<h2><strong>6. Es Pisang Ijo</strong></h2>
<div>
<p>Makanan khas Makassar ini salah satu takjil yang banyak menjadi kesukaan masyarakat. Es satu ini memiliki rasa yang lembut dan gurih, cocok untuk menjadi takjil.</p>
<p>Es pisang ijo terbuat dari pisang yang terbalut dengan adonan tepung berwarna hijau. Pisang ijo disajikan dengan disirami santan lalu es serut dan sirup.</p>
</div>
<h2><strong>7. Sosis Bakar</strong></h2>
<div>Rasa gurih, lezat dan <em>smoky</em> dari sosis bakar, menjadikannya banyak orang menyukai takjil ini. Topping saus keju, pedas, BBQ atau saus lainnya menambah cita rasa sosis bakar</div>
<div></div>
<div>Sosis bakar bisa menjadi pilihan untuk jualan takjil karena proses pembuatannya yang cukup mudah dan murah.</div>
<h2><strong>8. Pisang Nugget</strong></h2>
<div>
<p><span data-contrast="auto">Pisang nugget sebenarnya adalah pisang goreng versi kekinian. Banyak orang menyukai olahan pisang ini karena variasi rasanya yang berbeda-beda.</span></p>
<p><span data-contrast="auto">Pisang nugget biasanya tersaji dengan berbagai varian topping yang lezat, seperti topping cokelat leleh, meses, keju, atau matcha.</span><span data-ccp-props="{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}"><br />
</span></p>
</div>
<h2><strong>9. Puding</strong></h2>
<div>
<div>Ide jualan takjil selanjutnya membutuhkan modal kecil untuk membuatnya, takjil itu adalah puding. Puding memiliki rasa yang creamy dan manis.</div>
<div></div>
<div>Puding mempunyai berbagai variasi, bisa berbahan dasar buah-buahan, coklat atau vanila. Penampilan puding biasanya juga tersedia dengan berbagai topping untuk menggugah selera.</div>
<h2><strong>10. Mochi</strong></h2>
</div>
<div>
<div>Mochi menjadi makanan yang cukup unik untuk dicoba menjadi menu takjil. Masyarakat tengah banyak menyukai cemilan ini.</div>
<div></div>
<div>
<p>Makanan asal Jepang ini, dibuat dari beras ketan yang diketuk hingga menjadi adonan yang kenyal. Kemudian, mochi memiliki berbagai varian isi dengan rasa yang menarik selera. Variasi rasanya antara lain kacang merah, green tea, hingga buah-buahan segar.</p>
<p>Itulah beberapa ide takjil untuk jualan yang dapat kamu pakai saat bulan puasa. Selamat mencoba.</p>
</div>
</div>
<div></div>
<div><em>Wallahu A&#8217;lam</em></div>
<div><em>Oleh Dennis Ramadhan</em></div>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/10-ide-takjil-untuk-jualan-di-bulan-puasa/">10 Ide Takjil untuk Jualan di Bulan Puasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Rekomendasi Bisnis buat Santri yang Bisa Hasilkan Cuan</title>
		<link>https://suntara.or.id/6-rekomendasi-bisnis-buat-santri-yang-bisa-hasilkan-cuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 17:17:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasibisnis]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasibisnisbuatsantri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1211</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUNTARA &#8211; Memiliki usaha atau bisnis sendiri menjadi salah satu impian bagi sebagian orang. Tak terkecuali bagi anak pesantren atau yang biasa disebut santri. Di pesantren, para santri tak hanya mendalami ilmu agama namun juga ilmu pengetahuan umum lainnya, termasuk berbisnis. Meskipun tinggal di pondok pesantren, tidak menghambat para santri untuk belajar bahkan menjalankan suatu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/6-rekomendasi-bisnis-buat-santri-yang-bisa-hasilkan-cuan/">6 Rekomendasi Bisnis buat Santri yang Bisa Hasilkan Cuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://suntara.or.id/"><strong>SUNTARA</strong> </a>&#8211; Memiliki usaha atau bisnis sendiri menjadi salah satu impian bagi sebagian orang. Tak terkecuali bagi anak <a href="https://www.liputan6.com/hot/read/5471928/pesantren-adalah-lembaga-pendidikan-islam-pahami-unsur-dan-bentuknya" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">pesantren</a> atau yang biasa disebut santri.</p>
<p>Di pesantren, para santri tak hanya mendalami ilmu agama namun juga ilmu pengetahuan umum lainnya, termasuk berbisnis. Meskipun tinggal di pondok pesantren, tidak menghambat para santri untuk belajar bahkan menjalankan suatu bisnis.</p>
<p>Lalu apa saja rekomendasi bisnis buat santri yang bisa hasilkan cuan? Mengutip dari berbagai sumber, berikut enam rekomendasi bisnis yang dapat dijalankan para santri dan menghasilkan cuan.</p>
<h2>1. Jualan Snack atau Makanan Ringan</h2>
<p>Berjualan snack atau makanan ringan bisa menjadi rekomendasi bisnis yang menjanjikan. Apalagi menjual produk snack yang sangat beragam dan sesuai minat para santri di pesantren.</p>
<p>Daripada memproduksi snack yang memakan banyak waktu, para santri bisa memilih menjadi reseller. Kemudian, menjual produknya kepada sesama santri, atau bisa menitipkan di kantin atau warung makan yang ada di pondok pesantren.</p>
<h2>2. Menjual Produk Kreatif</h2>
<p>Di pondok pesantren, santri juga belajar kesenian dan kerajinan tangan. Seperti membuat tas, aksesoris atau menggambar lukisan dan kaligrafi.</p>
<p>Para santri bisa memanfaatkan keterampilan tersebut untuk menghasilkan cuan. Mereka bisa menjualnya di dalam atau di luar pesantren dengan menetapkan patokan harga yang sudah dipertimbangkan.</p>
<h2>3. Membuka Jasa Laundry</h2>
<p>Rekomendasi bisnis selanjutnya adalah membuka jasa laundry. Jasa ini bisa menjadi peluang di tengah kepadatan kegiatan santri yang membuat mereka sibuk.</p>
<p>Sehingga, membuat mereka menjadi malas untuk mencuci baju atau karena memang tidak punya waktu.</p>
<p>Dengan begitu, santri bisa memanfaatkan momen ini untuk membuka jasa laundry bagi teman-teman santrinya yang membutuhkan jasa mencuci dan merawat pakaiannya.</p>
<h2>4. Bimbingan Baca Al-Qur’an</h2>
<p>Rekomendasi bisnis selanjutnya adalah memanfaatkan kemampuan  membaca Al-Qur’an untuk memperoleh penghasilan. Misalnya dengan menawarkan layanan bimbingan belajar baca Al-Qur’an kepada anak-anak yang membutuhkan.</p>
<p>Apalagi banyak orang tua yang sudah menyadari bahwa pentingnya membaca Al-Qur’an sejak dini.</p>
<p>Oleh karena itu, para santri yang sudah mahir dalam membaca Al-Qur’an bisa menawarkan jasa mengajari Al-Qur’an kepada lingkungan sekitar dan bisa juga menawarkannya secara online.</p>
<h2>5. Jualan Baju Muslim</h2>
<p>Berjualan baju muslim bisa menjadi rekomendasi usaha buat para santri. Salah satu caranya bisa dengan menjual produk baju muslim ke teman-teman yang ada di lingkungan pesantren. Atau bisa menjadi reseller produk pakaian muslim.</p>
<p>Menjadi reseller tidak membutuhkan modal yang besar dan pastikan mencari supplier terpercaya. Agar bisa menjual produk yang berkualitas.</p>
<h2>6. Menjadi Konten Kreator</h2>
<p>Di era modern ini, sebagian orang berkeinginan untuk menjadi konten kreator. Hal ini tentu tak lepas dari peluangnya yang menjanjikan namun juga sangat menguntungkan.</p>
<p>Berada di lingkungan pesantren yang religius, tentu ada banyak hal yang bisa dijadikan sebagai konten untuk dibagikan ke kanal YouTube. Seperti belajar ngaji, bacaan ayat suci Al-Quran, keseharian di pesantren dan lain sebagainya.</p>
<figure id="attachment_1212" aria-describedby="caption-attachment-1212" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-1212" src="https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/02/Rekomendasi-Bisnis-buat-Anak-Pesantren-Pinterest.com_-300x180.jpeg" alt="Rekomendasi Bisnis buat Anak Pesantren (Pinterest.com)" width="300" height="180" srcset="https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/02/Rekomendasi-Bisnis-buat-Anak-Pesantren-Pinterest.com_-300x180.jpeg 300w, https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/02/Rekomendasi-Bisnis-buat-Anak-Pesantren-Pinterest.com_.jpeg 740w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-1212" class="wp-caption-text">Rekomendasi Bisnis buat Santri  (Pinterest.com)</figcaption></figure>
<p>Itulah 6 rekomendasi bisnis buat anak pesantren yang menjanjikan dan menghasilkan cuan asal melakukannya dengan fokus, komitmen dan konsisten. Dengan memulai bisnis saat masih belajar di pesantren, bisa membuat santri menjadi mandiri secara finansial sejak dini.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/6-rekomendasi-bisnis-buat-santri-yang-bisa-hasilkan-cuan/">6 Rekomendasi Bisnis buat Santri yang Bisa Hasilkan Cuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Pertanian Modern Di Pondok Pesantren: Budidaya Melon Inthanon Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad Wonosari</title>
		<link>https://suntara.or.id/pengembangan-pertanian-modern-di-pondok-pesantren-budidaya-melon-inthanon-pondok-pesantren-darul-quran-wal-irsyad-wonosari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kontributor Daerah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 21:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://app.suntara.my.id/?p=522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pondok Pesantren Darul Qur’an wal irsyad telah berhasil mengembangkan budidaya melon Inthanon sebagai varietas unggul dipasaran. Budidaya melon Inthanon di Ponpes Darul Quran Wal Irsyad ini telah berlangsung sejak Maret 2022 sehingga saat ini telah memasuki periode panen ke- 12. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan budidaya tersebut telah berhasil sehingga dapat konsisten sampai say ini. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/pengembangan-pertanian-modern-di-pondok-pesantren-budidaya-melon-inthanon-pondok-pesantren-darul-quran-wal-irsyad-wonosari/">Pengembangan Pertanian Modern Di Pondok Pesantren: Budidaya Melon Inthanon Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad Wonosari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pondok Pesantren Darul Qur’an wal irsyad telah berhasil mengembangkan budidaya melon Inthanon sebagai varietas unggul dipasaran. Budidaya melon Inthanon di Ponpes Darul Quran Wal Irsyad ini telah berlangsung sejak Maret 2022 sehingga saat ini telah memasuki periode panen ke- 12. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan budidaya tersebut telah berhasil sehingga dapat konsisten sampai say ini. Pasalnya kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dikalangan pendidikan pesantren. Selain sebagai bentuk program kemandirian ekonomi, kegiatan ini juga merupakan wadah bagi para santri dalam melatih keterampilan dalam bidang pertanian modern.</p>
<p>Program ini merupakan kolaborasi dan kerjasama Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad, BANK Indonesia dan Pondok Pesantren Al-Ittifaq Bandung. Kolaborasi ini merupakan sinergi antar lembaga pendidikan islam yaitu pondok pesantren untuk bersama-sama dapat mewujudkan fungsi pesantren sebagai wadah pemberdayaan masyarakat khususnya dalam bidang pertanian modern. Hingga saat ini pada setiap panen pondok pesantren sering mengadakan event untuk menarik minat masyarakat. Sehingga nantinya konsep <em>Green House</em> yang dikembangkan ini merupakan edukasi bagi masyarakat sekitar dalam rangka mengenalkan sistem pertanian modern.</p>
<p>“Dalam setiap periode panen banyak yang datang untuk membeli secara langsung serta ingin tau budidaya melon dengan metode green house ini. Mereka ingin tau bagaimana memanfaatkan lahan yang seadanya untuk dapat dimanfaatkan menanam melon inthanon. Sebenarnya tidak perlu lahan yang luas. Bahkan dapat ditanam dilahan sempit pinggiran rumah yang penting cukup untuk beberapa polybag ” Ujar Andry salah satu pengelola <em>Green House</em> darul Quran.</p>
<p>“Untuk skala kecil memang harus diberikan pengairan manual, namun untuk skala yang lebih besar seperti green house harus menggunakan IoT pengairan tetes (<em>drip irrigation)</em>”. Imbuhnya. Pada kesempatan yang sama pendamping program budidaya melon inthanon Fahid Nurarosid mengatakan bahwa sampai saat ini selain berhasil membudidayakan varietas ini, Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad telah memasarkannya di Superindo Yogyakarta, Sayur Box dan Bahkan Ekspor Ke Qatar. Hal ini merupakan capaian keberhasilan pesantren dalam menunjukan kapasitas SDM nya dalam mengembangkan perekonomian melalui pertanian modern untuk memproduksi varietas unggul serta mewujudkan pesantren yang mandiri secara ekonomi.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/pengembangan-pertanian-modern-di-pondok-pesantren-budidaya-melon-inthanon-pondok-pesantren-darul-quran-wal-irsyad-wonosari/">Pengembangan Pertanian Modern Di Pondok Pesantren: Budidaya Melon Inthanon Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad Wonosari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
