<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekraf Arsip - Suntara</title>
	<atom:link href="https://suntara.or.id/category/ekraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Media kolaborasi Penyuluh Se-Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 04:19:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/06/cropped-ikon-logo-suntara-32x32.png</url>
	<title>Ekraf Arsip - Suntara</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Goseh Turut Hadir Dalam Business Matching &#038; Community Market Linkage Expo 2026 Kabupaten Karo</title>
		<link>https://suntara.or.id/goseh-turut-hadir-dalam-business-matching-community-market-linkage-expo-2026-kabupaten-karo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 04:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2316</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabanjahe, 17 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Karo menyelenggarakan Business Matching &#38; Community Market Linkage Expo 2026 di Balai Milala Mas Kabanjahe, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan pemerintah, sektor swasta, potential buyers, lembaga keuangan, serta berbagai pihak yang mendukung pengembangan usaha lokal. Dalam kegiatan tersebut, Goseh sebagai ekosistem digital [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/goseh-turut-hadir-dalam-business-matching-community-market-linkage-expo-2026-kabupaten-karo/">Goseh Turut Hadir Dalam Business Matching &#038; Community Market Linkage Expo 2026 Kabupaten Karo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabanjahe, 17 September 2026</strong> — Pemerintah Kabupaten Karo menyelenggarakan <strong>Business Matching &amp; Community Market Linkage Expo 2026</strong> di Balai Milala Mas Kabanjahe, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan pemerintah, sektor swasta, potential buyers, lembaga keuangan, serta berbagai pihak yang mendukung pengembangan usaha lokal.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, <strong>Goseh sebagai ekosistem digital lokal Tanah Karo</strong> menjadi salah satu potensi yang relevan dalam mendorong digitalisasi dan penguatan akses pasar bagi pelaku UMKM.</p>
<p>Sebagai platform digital lokal, Goseh membangun ekosistem yang mempertemukan <strong>UMKM, konsumen, driver, layanan pengantaran dan berbagai layanan digital</strong> dalam satu jaringan. Kehadiran ekosistem seperti ini dapat menjadi salah satu bagian dari transformasi ekonomi lokal berbasis teknologi.</p>
<h3>Goseh dan Masa Depan UMKM Karo</h3>
<p>Digitalisasi UMKM tidak hanya tentang membawa produk ke dalam aplikasi, tetapi bagaimana teknologi dapat menciptakan <strong>rantai ekosistem ekonomi lokal</strong> yang saling terhubung.</p>
<p>Melalui Goseh, pelaku UMKM memiliki peluang untuk mendapatkan kanal digital tambahan dalam memperkenalkan produk, menerima pesanan dan menjangkau konsumen melalui layanan pengantaran.</p>
<p>Di sisi lain, ekosistem tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat yang bekerja sebagai driver untuk memperoleh peluang pendapatan dari aktivitas ekonomi lokal.</p>
<p>Dengan konsep tersebut, transaksi antara <strong>UMKM, konsumen dan driver</strong> dapat berlangsung dalam satu ekosistem yang dikembangkan dari dan untuk kebutuhan masyarakat daerah.</p>
<h3>Memperkuat Kolaborasi</h3>
<p>Semangat Business Matching &amp; Community Market Linkage Expo 2026 sejalan dengan kebutuhan untuk membangun kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dunia usaha, lembaga keuangan dan teknologi.</p>
<p>Goseh dapat menjadi salah satu contoh potensi digital lokal yang dapat dikembangkan sebagai <strong>jembatan antara produk lokal dan konsumen</strong>, sekaligus mendukung proses digitalisasi pelaku usaha di Kabupaten Karo.</p>
<p>Dengan semakin banyaknya UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital, peluang untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk unggulan Karo juga semakin terbuka.</p>
<p>Pada akhirnya, penguatan ekonomi daerah tidak hanya membutuhkan produk yang berkualitas, tetapi juga <strong>akses pasar, teknologi, kolaborasi dan ekosistem yang mampu menghubungkan semuanya.</strong></p>
<p><strong>Goseh hadir membawa semangat: “Pakai yang lokal, tingkatkan ekonomi lokal.”</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/goseh-turut-hadir-dalam-business-matching-community-market-linkage-expo-2026-kabupaten-karo/">Goseh Turut Hadir Dalam Business Matching &#038; Community Market Linkage Expo 2026 Kabupaten Karo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Tahun Goseh : Jalan Pengabdian Menuju Penguatan Ekonomi Lokal</title>
		<link>https://suntara.or.id/8-tahun-goseh-jalan-pengabdian-menuju-penguatan-ekonomi-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 07:13:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2288</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada 18 Agustus 2019, aplikasi Goseh mulai hadir di Play Store. Tidak ada yang benar-benar tahu akan sampai sejauh apa perjalanan itu. Yang ada saat itu hanyalah sebuah gagasan, keberanian untuk mencoba, dan harapan agar sesuatu yang lahir dari Tanah Karo bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sendiri. Kini, delapan tahun perjalanan itu hampir [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/8-tahun-goseh-jalan-pengabdian-menuju-penguatan-ekonomi-lokal/">8 Tahun Goseh : Jalan Pengabdian Menuju Penguatan Ekonomi Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada 18 Agustus 2019, aplikasi Goseh mulai hadir di Play Store. Tidak ada yang benar-benar tahu akan sampai sejauh apa perjalanan itu. Yang ada saat itu hanyalah sebuah gagasan, keberanian untuk mencoba, dan harapan agar sesuatu yang lahir dari Tanah Karo bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sendiri.</p>
<p>Kini, delapan tahun perjalanan itu hampir sampai pada satu titik penting. Kalau hanya ditulis sebagai angka, mungkin tidak terlalu istimewa. Tetapi di balik angka itu ada begitu banyak cerita.</p>
<p>Ada orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan ini. Ada rider yang setiap hari keluar rumah, menembus panas dan hujan demi membawa pulang rezeki. Ada pelanggan yang memilih menggunakan Goseh. Ada pemilik warung dan pelaku UMKM yang menitipkan harapan pada setiap pesanan yang datang.</p>
<p>Dan ada pula orang-orang yang mungkin tidak pernah terlihat, tetapi pernah membantu dengan cara mereka masing-masing.</p>
<p><strong>Tidak Selalu Mudah</strong></p>
<p>Membangun sesuatu dari daerah sendiri bukan perkara mudah. Kadang kita berhadapan dengan keterbatasan. Kadang dengan keraguan. Bahkan tidak jarang kita sendiri bertanya, apakah yang sedang kita perjuangkan ini akan bertahan?</p>
<p>Ada saat ketika semuanya terasa berjalan cepat. Ada pula masa ketika satu langkah saja terasa berat. Tetapi mungkin di situlah arti sebenarnya dari bertumbuh. Bukan tentang tidak pernah jatuh. Melainkan tentang mau berdiri lagi.</p>
<p>Goseh pun demikian. Delapan tahun tentu bukan perjalanan yang sempurna. Masih banyak kekurangan. Masih banyak hal yang harus dibenahi. Masih banyak mimpi yang belum selesai.</p>
<p>Namun justru karena itulah perjalanan ini masih menarik untuk dilanjutkan. Ada satu hal yang semakin terasa penting hari ini: kita perlu saling menguatkan.</p>
<p>UMKM membutuhkan pelanggan. Pelanggan membutuhkan layanan yang mudah. Rider membutuhkan order. Dan masyarakat membutuhkan perputaran ekonomi yang hidup di lingkungannya sendiri. Semuanya saling berhubungan.</p>
<p>Ketika seseorang memesan makanan dari warung dekat rumah melalui Goseh, misalnya, yang bergerak bukan hanya satu transaksi. Ada pedagang yang mendapatkan pemasukan. Ada rider yang mendapatkan penghasilan. Ada keluarga yang ikut merasakan manfaat dari penghasilan tersebut. Uang itu kemudian kembali berputar. Dibawa pulang. Dipakai membeli kebutuhan. Mungkin dibelanjakan lagi di warung lain.</p>
<p>Begitulah ekonomi lokal bekerja. Sederhana, tetapi nyata. Karena itu, mendukung usaha lokal sebenarnya bukan sekadar soal memilih aplikasi atau memilih tempat membeli sesuatu.</p>
<p><strong>Kita Tidak Harus Menjadi yang Terbesar</strong></p>
<p>Goseh mungkin tidak perlu bermimpi menjadi sesuatu yang paling besar. Ada mimpi yang lebih sederhana, tetapi justru lebih bermakna. Menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tanah Karo. Menjadi tempat rider mencari rezeki. Menjadi jembatan bagi UMKM menemukan pelanggan. Menjadi pilihan masyarakat ketika membutuhkan layanan. Dan menjadi contoh bahwa sebuah gagasan dari daerah juga layak diperjuangkan. Karena menjadi lokal bukan berarti harus minder. Justru dari lokallah kita memiliki sesuatu yang tidak bisa dibeli oleh siapa pun : kedekatan dengan masyarakat. Kita tumbuh di tempat yang sama. Dan mungkin itulah kekuatan terbesar Goseh.</p>
<p><strong>Delapan Tahun Bukan Garis Akhir</strong></p>
<p>Ulang tahun biasanya identik dengan perayaan. Ada kue. Ada ucapan. Ada foto bersama. Ada kegembiraan. Semua itu tentu penting. Tetapi bagi Goseh, delapan tahun juga seharusnya menjadi waktu untuk berhenti sebentar menoleh ke belakang.</p>
<p>Tantangan ke depan mungkin semakin besar. Teknologi akan terus berubah. Kebiasaan masyarakat juga berubah. Persaingan semakin terbuka. Kita tidak bisa hanya mengandalkan apa yang berhasil kemarin. Kita harus terus belajar. Terus memperbaiki diri.</p>
<p>Terus mendengarkan masyarakat. Dan yang paling penting, terus bergerak. Karena Goseh Bukan Hanya Tentang Aplikasi.</p>
<p>Pada akhirnya, Goseh bukan hanya tentang sebuah aplikasi yang ada di dalam telepon genggam. Di balik aplikasi itu ada manusia. Ada perjuangan. Ada harapan. Ada keluarga. Ada usaha kecil yang ingin tetap hidup. Ada rider yang ingin pulang membawa rezeki. Ada pelanggan yang ingin dilayani dengan baik. Dan ada sebuah daerah yang sedang berusaha tumbuh dengan caranya sendiri.</p>
<p>Itulah yang membuat perjalanan delapan tahun ini layak direnungkan. Kita mungkin belum sempurna. Kita mungkin masih jauh dari apa yang kita cita-citakan. Tetapi kita sudah berjalan cukup jauh untuk tahu bahwa perjalanan ini memiliki arti.</p>
<p><strong>Selamat menuju 8 tahun, Goseh.</strong></p>
<p><strong>Perjalanan belum selesai.</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/8-tahun-goseh-jalan-pengabdian-menuju-penguatan-ekonomi-lokal/">8 Tahun Goseh : Jalan Pengabdian Menuju Penguatan Ekonomi Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Tahun Menjembatani Pendamping PPH Se-Indonesia</title>
		<link>https://suntara.or.id/tiga-tahun-menjembatani-pendamping-pph-se-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 06:06:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2282</guid>

					<description><![CDATA[<p>19 Agustus menjadi hari istimewa karena Grup WhatsApp Pendamping PPH Se-Indonesia telah genap berusia tiga tahun. Grup yang pada awalnya lahir dari sebuah gagasan sederhana ini kini telah menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi bagi ratusan Pendamping PPH dari berbagai daerah di Indonesia. Adalah Ikhwan Syahlani, Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, yang menginisiasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/tiga-tahun-menjembatani-pendamping-pph-se-indonesia/">Tiga Tahun Menjembatani Pendamping PPH Se-Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>19 Agustus menjadi hari istimewa karena Grup WhatsApp Pendamping PPH Se-Indonesia telah genap berusia tiga tahun.</p>
<p>Grup yang pada awalnya lahir dari sebuah gagasan sederhana ini kini telah menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi bagi ratusan Pendamping PPH dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Adalah Ikhwan Syahlani, Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, yang menginisiasi terbentuknya grup tersebut. Sebagai seorang Pendamping PPH, ia melihat perlunya sebuah ruang bersama yang dapat mempermudah komunikasi antarsesama pendamping, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan dan dinamika di lapangan.</p>
<p>Gagasan itu kemudian diwujudkan dalam sebuah grup WhatsApp.</p>
<p><a href="https://chat.whatsapp.com/FVBhEcvEfCw7kwyW7jcHKp?s=cl&amp;p=a&amp;ilr=4" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">𝗝𝗼𝗶𝗻 𝗚𝗿𝘂𝗽</a></p>
<p>Tidak ada bayangan bahwa ruang komunikasi sederhana tersebut akan berkembang sedemikian jauh. Tiga tahun berjalan, grup Pendamping PPH Se-Indonesia kini telah dihuni oleh 379 Pendamping PPH dari berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>Bukan sekadar tempat berbagi informasi, grup ini tumbuh menjadi ruang belajar bersama. Ketika seorang pendamping menemukan persoalan di lapangan, anggota lainnya dapat memberikan masukan, berbagi pengalaman, atau membantu mencari solusi.</p>
<p>Berbagai pertanyaan mengenai pendampingan produk halal, proses administrasi, persoalan di lapangan hingga pengalaman dalam mendampingi pelaku usaha menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.</p>
<p>Semangat yang dibangun sejak awal pun tetap dipertahankan: saling membantu dan saling menguatkan antarpendamping.</p>
<p>Di tengah luasnya wilayah Indonesia dan beragamnya kondisi para pelaku usaha yang didampingi, komunikasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Seorang pendamping di Sumatera dapat belajar dari pengalaman pendamping di Jawa. Pendamping di Kalimantan dapat berbagi persoalan dengan pendamping di Sulawesi. Begitu pula sebaliknya.</p>
<p>Jarak yang secara geografis begitu jauh seolah menjadi dekat melalui ruang komunikasi tersebut.</p>
<p>Tiga tahun perjalanan grup ini pada akhirnya bukan hanya tentang bertambahnya jumlah anggota, tetapi tentang tumbuhnya sebuah jejaring kebersamaan.</p>
<p>Sebuah grup WhatsApp yang bermula dari inisiatif seorang Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, kini telah menjadi ruang silaturahmi bagi ratusan Pendamping PPH dari seluruh Indonesia.</p>
<p>19 Agustus 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan itu.</p>
<p>Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Namun, perjalanan ini juga bukan akhir. Masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan, masih banyak persoalan yang harus dicarikan solusi, dan masih banyak pengetahuan yang perlu dibagikan.</p>
<p>Karena itu, semangat yang menjadi dasar lahirnya grup ini akan selalu relevan : berkomunikasi, berbagi pengalaman, saling membantu, dan bersama-sama menghadirkan produk halal bagi masyarakat Indonesia.</p>
<p>𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁 𝘂𝗹𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗸𝗲-𝟯 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗪𝗵𝗮𝘁𝘀𝗮𝗽𝗽 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗣𝗛 𝗦𝗲-𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮</p>
<p>Semoga tetap menjadi ruang yang hangat untuk berbagi, tempat bertumbuh bersama, dan jembatan silaturahmi para Pendamping PPH di seluruh Indonesia.</p>
<p>Dari Berastagi untuk Indonesia.</p>
<p>Tiga tahun terhubung, terus berbagi, dan terus mengabdi.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/tiga-tahun-menjembatani-pendamping-pph-se-indonesia/">Tiga Tahun Menjembatani Pendamping PPH Se-Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Rider Goseh Terima Beasiswa Parsial Berupa Perlengkapan Sekolah</title>
		<link>https://suntara.or.id/anak-rider-goseh-terima-beasiswa-parsial-berupa-perlengkapan-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 05:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabanjahe (08/07) Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga mitra pengemudi, Goseh kembali menghadirkan program berupa pemberian beasiswa parsial berupa paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak Rider Goseh. Program ini merupakan wujud apresiasi Goseh kepada para rider yang setiap hari bekerja melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Melalui bantuan perlengkapan sekolah, Goseh berharap dapat meringankan kebutuhan pendidikan keluarga [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/anak-rider-goseh-terima-beasiswa-parsial-berupa-perlengkapan-sekolah/">Anak Rider Goseh Terima Beasiswa Parsial Berupa Perlengkapan Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabanjahe (08/07) Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga mitra pengemudi, Goseh kembali menghadirkan program berupa pemberian beasiswa parsial berupa paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak Rider Goseh.</p>
<p>Program ini merupakan wujud apresiasi Goseh kepada para rider yang setiap hari bekerja melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Melalui bantuan perlengkapan sekolah, Goseh berharap dapat meringankan kebutuhan pendidikan keluarga rider sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.</p>
<p>CEO Goseh, Ikhwan Syahlani menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan. Karena itu, Goseh tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan transportasi dan pengantaran, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar Goseh.</p>
<p>&#8220;Rider adalah bagian dari keluarga besar Goseh. Ketika anak-anak mereka mendapatkan dukungan untuk bersekolah, kami percaya semangat para rider dalam bekerja juga akan semakin meningkat. Semoga bantuan sederhana ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus berprestasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Beasiswa parsial ini diwujudkan dalam bentuk paket perlengkapan sekolah yang berisi sepatu dan tas sekolah. Program ini diprioritaskan bagi rider aktif yang memiliki anak usia sekolah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Goseh.</p>
<p>Melalui program ini, Goseh ingin menegaskan komitmennya sebagai aplikasi lokal yang tidak hanya menghadirkan layanan transportasi dan pengantaran, tetapi juga membangun kepedulian dan kebersamaan terhadap para mitra dan keluarganya.</p>
<p>Ke depan, Goseh berharap semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dirasakan langsung oleh para rider, sehingga semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam komunitas Goseh terus tumbuh demi menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/anak-rider-goseh-terima-beasiswa-parsial-berupa-perlengkapan-sekolah/">Anak Rider Goseh Terima Beasiswa Parsial Berupa Perlengkapan Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuju GOSEH Anniversary Ke-8 Di Sinabung Hills : Momentum Penyuluhan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal</title>
		<link>https://suntara.or.id/menuju-goseh-anniversary-ke-8-di-sinabung-hills-momentum-penyuluhan-dan-pemberdayaan-ekonomi-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2237</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perayaan ulang tahun ke-8 𝗚𝗢𝗦𝗘𝗛 yang akan diadakan di Sinabubg Hills Berastagi pada 18 Agustus tahun ini akan menjadi momen yang berbeda. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan perayaan atas perjalanan panjang perusahaan, GOSEH juga ingin menjadikan momentum ini sebagai sarana penyuluhan dan pemberdayaan ekonomi lokal yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saat ini, pihak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/menuju-goseh-anniversary-ke-8-di-sinabung-hills-momentum-penyuluhan-dan-pemberdayaan-ekonomi-lokal/">Menuju GOSEH Anniversary Ke-8 Di Sinabung Hills : Momentum Penyuluhan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perayaan ulang tahun ke-8 𝗚𝗢𝗦𝗘𝗛 yang akan diadakan di Sinabubg Hills Berastagi pada 18 Agustus tahun ini akan menjadi momen yang berbeda. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan perayaan atas perjalanan panjang perusahaan, GOSEH juga ingin menjadikan momentum ini sebagai sarana penyuluhan dan pemberdayaan ekonomi lokal yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Saat ini, pihak manajemen GOSEH terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk melakukan koordinasi dan negosiasi dengan pihak hotel terkait fasilitas, kapasitas peserta, serta konsep acara yang akan diusung.</p>
<p>Pemilihan Sinabung Hills sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Berada di kawasan sejuk Berastagi dengan panorama alam yang indah, lokasi ini diharapkan mampu menghadirkan suasana yang nyaman sekaligus menginspirasi. Lebih dari sekadar tempat penyelenggaraan, Sinabung Hills akan menjadi ruang bertemunya berbagai gagasan dan semangat untuk tumbuh bersama.</p>
<p>Mengusung tema pemberdayaan ekonomi, GOSEH ingin menghadirkan kegiatan penyuluhan yang memberikan wawasan kepada para mitra dan masyarakat mengenai peluang usaha di era digital. Berbagai materi akan diarahkan pada penguatan kapasitas pelaku usaha, pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan pendapatan, serta pentingnya membangun kolaborasi untuk menciptakan ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.</p>
<p>Selama delapan tahun perjalanan, GOSEH telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran layanan transportasi dan pengantaran berbasis aplikasi tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga membuka kesempatan kerja, memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal di berbagai daerah.</p>
<p>Karena itu, anniversary kali ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, melainkan juga menjadi refleksi dan komitmen bersama untuk terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, GOSEH ingin membuktikan bahwa teknologi dan inovasi dapat berjalan seiring dengan upaya pemberdayaan ekonomi yang inklusif.</p>
<p>Menuju GOSEH Anniversary Ke-8 di Sinabung Hills, seluruh keluarga besar GOSEH bersiap menyambut sebuah perayaan yang bukan hanya meriah, tetapi juga penuh makna. Sebuah momentum untuk berbagi ilmu, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama membangun ekonomi lokal yang lebih tangguh di masa depan.</p>
<p>Delapan tahun melangkah bersama, delapan tahun tumbuh bersama, dan kini saatnya melangkah lebih jauh untuk memberdayakan ekonomi lokal demi kesejahteraan bersama.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/menuju-goseh-anniversary-ke-8-di-sinabung-hills-momentum-penyuluhan-dan-pemberdayaan-ekonomi-lokal/">Menuju GOSEH Anniversary Ke-8 Di Sinabung Hills : Momentum Penyuluhan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Muswil IV Pokjaluh Sumatera Utara, Aplikasi Goseh Hadirkan Promo Ongkir Untuk Peserta</title>
		<link>https://suntara.or.id/dukung-muswil-iv-pokjaluh-sumatera-utara-aplikasi-goseh-hadirkan-promo-ongkir-untuk-peserta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 13:57:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aplikasi Goseh merupakan aplikasi layanan transportasi dan pengantaran berbasis lokal yang bisa diunduh di Playstore maupun Appstore Dengan layanan seperti delivery, antar-jemput, dan pengiriman barang. GOSEH tidak hanya berfokus pada kemudahan teknologi, tetapi juga mengusung konsep pemberdayaan komunitas driver. Melalui semangat kebersamaan, GOSEH membangun ekosistem yang saling mendukung, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra sekaligus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/dukung-muswil-iv-pokjaluh-sumatera-utara-aplikasi-goseh-hadirkan-promo-ongkir-untuk-peserta/">Dukung Muswil IV Pokjaluh Sumatera Utara, Aplikasi Goseh Hadirkan Promo Ongkir Untuk Peserta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.myGoseh.Goseh" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow"><b>Aplikasi Goseh</b></a> merupakan aplikasi layanan transportasi dan pengantaran berbasis lokal yang bisa diunduh di <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.myGoseh.Goseh" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">Playstore</a> maupun Appstore Dengan layanan seperti delivery, antar-jemput, dan pengiriman barang. GOSEH tidak hanya berfokus pada kemudahan teknologi, tetapi juga mengusung konsep pemberdayaan komunitas driver.</p>
<p>Melalui semangat kebersamaan, GOSEH membangun ekosistem yang saling mendukung, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kabupaten Karo.</p>
<p>Menariknya, GOSEH digagas oleh sosok yang juga aktif dalam kegiatan keagamaan, yakni seorang penyuluh agama Islam di KUA Kecamatan Berastagi.</p>
<p>Dengan latar belakang tersebut, GOSEH tidak hanya berkembang sebagai platform bisnis, tetapi juga membawa nilai-nilai edukatif dan sosial dalam operasionalnya. Hal ini tercermin dari pembinaan komunitas driver yang tidak hanya difokuskan pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, dan kepedulian sosial.</p>
<p>Sejalan dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, GOSEH turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) se-Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat dan pembangunan sosial keagamaan.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan nyata, GOSEH menghadirkan promo spesial berupa diskon ongkos kirim selama berlangsungnya kegiatan Muswil. Promo ini diharapkan dapat membantu mobilitas peserta serta memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar dalam mengakses layanan pengantaran dengan biaya yang lebih hemat.</p>
<p>Dukungan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sektor keagamaan dan inovasi digital dapat berjalan beriringan, saling menguatkan, dan memberikan manfaat luas. GOSEH menunjukkan bahwa aplikasi lokal pun mampu berkontribusi dalam kegiatan strategis daerah, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas.</p>
<p>Muswil ke-4 Pokjaluh Sumatera Utara pun tidak hanya menjadi ajang konsolidasi penyuluh, tetapi juga momentum untuk memperluas sinergi lintas sektor. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk GOSEH, diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif demi pelayanan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/dukung-muswil-iv-pokjaluh-sumatera-utara-aplikasi-goseh-hadirkan-promo-ongkir-untuk-peserta/">Dukung Muswil IV Pokjaluh Sumatera Utara, Aplikasi Goseh Hadirkan Promo Ongkir Untuk Peserta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyuluh Agama Dan Pariwisata Karo, Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat</title>
		<link>https://suntara.or.id/2048-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 10:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Penyuluh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=2048</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah dengan potensi pariwisata terbaik di Sumatera Utara. Keindahan alam pegunungan, udara sejuk, panorama Danau Lau Kawar, Gunung Sinabung, Bukit Gundaling, Air Terjun Sipiso-piso, hingga desa-desa wisata berbasis budaya Karo menjadikan wilayah ini sebagai magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Pariwisata Kabupaten Karo juga terus mendorong [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/2048-2/">Penyuluh Agama Dan Pariwisata Karo, Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah dengan potensi pariwisata terbaik di Sumatera Utara. Keindahan alam pegunungan, udara sejuk, panorama Danau Lau Kawar, Gunung Sinabung, Bukit Gundaling, Air Terjun Sipiso-piso, hingga desa-desa wisata berbasis budaya Karo menjadikan wilayah ini sebagai magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Pariwisata Kabupaten Karo juga terus mendorong lahirnya destinasi-destinasi wisata baru di tingkat kecamatan yang dikelola langsung oleh masyarakat.</p>
<p>Di tengah geliat pariwisata tersebut, Kecamatan Berastagi memiliki posisi strategis sebagai etalase wisata Karo. Kota wisata ini menjadi pintu masuk utama wisatawan, sekaligus pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Hotel, homestay, UMKM, pasar buah, pusat oleh-oleh, hingga pelaku wisata alam dan budaya tumbuh pesat seiring meningkatnya kunjungan wisata.</p>
<p>Kondisi ini membuka ruang kolaborasi yang sangat besar bagi para Penyuluh Agama Islam Berastagi untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan daerah. Penyuluhan tidak hanya hadir di masjid, majelis taklim, dan ruang-ruang ibadah, tetapi juga dapat berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi umat berbasis pariwisata.</p>
<p>Penyuluh agama memiliki posisi strategis sebagai pendamping masyarakat. Di tengah pelaku wisata, pedagang, pengelola homestay, sopir wisata, hingga UMKM, penyuluh dapat menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam praktik usaha sehari-hari: kejujuran dalam berdagang, pelayanan yang ramah, etika bisnis yang baik, serta penguatan spiritual di tengah kesibukan mencari nafkah.</p>
<p>Lebih dari itu, penyuluh agama juga dapat mendorong lahirnya konsep wisata yang bernuansa religi dan edukatif. Wisata halal, desa wisata religi, wisata edukasi keislaman, hingga paket wisata dakwah dan budaya bisa menjadi warna baru pariwisata Karo yang khas, berkarakter, dan bernilai.</p>
<p>Sinergi antara penyuluh agama Berastagi dan pelaku pariwisata juga menjadi langkah strategis dalam menjaga harmoni sosial di daerah yang majemuk. Kabupaten Karo dikenal dengan keragaman budaya dan agama yang hidup rukun berdampingan. Kehadiran penyuluh sebagai agen moderasi beragama sangat penting untuk menjaga suasana wisata yang aman, nyaman, dan penuh toleransi.</p>
<p>Pariwisata bukan sekadar soal destinasi, tetapi juga tentang manusia yang mengelolanya. Ketika pariwisata tumbuh dengan landasan nilai, maka yang lahir bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberkahan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.</p>
<p>Sudah saatnya penyuluh agama Berastagi mengambil peran lebih aktif dalam geliat pariwisata Kabupaten Karo. Menjadikan pariwisata sebagai ladang dakwah, ladang pengabdian, dan ladang pemberdayaan umat demi terwujudnya Karo yang maju, religius, dan sejahtera.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/2048-2/">Penyuluh Agama Dan Pariwisata Karo, Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergi Ekonomi Alumni PP Krapyak : Langkah Awal Menuju Kemandirian dan Kolaborasi Ekonomi</title>
		<link>https://suntara.or.id/1471-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 04:40:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah langkah positif baru saja lahir dari para alumni Pondok Pesantren Krapyak. Sebuah grup WhatsApp bernama Sinergi Ekonomi Alumni Pondok Pesantren Krapyak telah dibentuk sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan penguatan jaringan ekonomi di antara sesama alumni. Gagasan ini dicetuskan oleh seorang alumni bernama Khairul Arief, yang memiliki semangat besar untuk memperkuat tali ukhuwah sekaligus membangun [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/1471-2/">Sinergi Ekonomi Alumni PP Krapyak : Langkah Awal Menuju Kemandirian dan Kolaborasi Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah langkah positif baru saja lahir dari para alumni Pondok Pesantren Krapyak. Sebuah grup WhatsApp bernama <strong>Sinergi Ekonomi Alumni Pondok Pesantren Krapyak</strong> telah dibentuk sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan penguatan jaringan ekonomi di antara sesama alumni. Gagasan ini dicetuskan oleh seorang alumni bernama Khairul Arief, yang memiliki semangat besar untuk memperkuat tali ukhuwah sekaligus membangun kemandirian ekonomi berbasis jaringan alumni.</p>
<p>Grup ini bukan sekadar tempat berbagi informasi, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi nyata antar alumni lintas angkatan dan bidang usaha. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, peran komunitas dan jejaring menjadi semakin penting. Sinergi Ekonomi Alumni hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.</p>
<p>Harapannya, grup ini dapat menjadi fondasi awal dari terbentuknya ekosistem ekonomi yang saling menguatkan. Para alumni yang bergerak di bidang perdagangan, jasa, pertanian, teknologi, hingga pendidikan bisa saling mendukung—baik dalam bentuk kolaborasi usaha, promosi produk, hingga mentoring bisnis.</p>
<p>Lebih dari sekadar urusan ekonomi, grup ini juga menjadi wadah untuk mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat terputus karena kesibukan masing-masing. Dengan dasar nilai-nilai kebersamaan dan ajaran pondok yang kuat, Sinergi Ekonomi Alumni Krapyak diharapkan mampu tumbuh menjadi komunitas yang solid, inklusif, dan membawa manfaat luas, tidak hanya untuk anggota grup tetapi juga untuk masyarakat sekitar.</p>
<p>Khairul Arief sebagai penggagas menekankan pentingnya semangat berbagi dan gotong royong dalam membangun jaringan ini. Ia berharap, para alumni tidak hanya aktif secara individu, tetapi juga turut menciptakan dampak sosial melalui gerakan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p>
<p>Dengan semangat sinergi dan kebersamaan, mari kita jadikan grup WhatsApp Sinergi Ekonomi Alumni Pondok Pesantren Krapyak sebagai langkah awal untuk menciptakan perubahan positif. Bersama kita kuat, bersama kita tumbuh.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/1471-2/">Sinergi Ekonomi Alumni PP Krapyak : Langkah Awal Menuju Kemandirian dan Kolaborasi Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Supen Berastagi : Minuman Legendaris Penghangat Dingin yang Bikin Nagih</title>
		<link>https://suntara.or.id/supen-berastagi-minuman-legendaris-penghangat-dingin-yang-bikin-nagih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 03:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nikmati hangatnya supen, minuman khas Berastagi yang terbuat dari teh 37, susu kental manis, dan air panas. Rasanya unik, manfaatnya menyehatkan, cocok untuk suasana dingin. Berastagi, sebuah kota kecil di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terkenal dengan udaranya yang sejuk, pemandangan alam yang memukau, dan tentu saja&#8230; kuliner khasnya. Tapi, di antara semua makanan dan minuman [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/supen-berastagi-minuman-legendaris-penghangat-dingin-yang-bikin-nagih/">Supen Berastagi : Minuman Legendaris Penghangat Dingin yang Bikin Nagih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Nikmati hangatnya supen, minuman khas Berastagi yang terbuat dari teh 37, susu kental manis, dan air panas. Rasanya unik, manfaatnya menyehatkan, cocok untuk suasana dingin.</p></blockquote>
<p>Berastagi, sebuah kota kecil di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terkenal dengan udaranya yang sejuk, pemandangan alam yang memukau, dan tentu saja&#8230; kuliner khasnya. Tapi, di antara semua makanan dan minuman yang ada, ada satu yang wajib kamu coba saat mampir ke sini: <em>supen</em>.</p>
<p>Apa itu supen? Supen adalah singkatan dari &#8220;susu pendek&#8221;, sebuah minuman sederhana namun legendaris yang terdiri dari air panas mendidih, teh 37, dan susu kental manis. Disajikan dalam gelas kecil, tapi rasanya luar biasa nikmat.</p>
<p><strong>Racikan Simpel, Rasa Luar Biasa</strong></p>
<p>Meskipun hanya terdiri dari tiga bahan utama, supen punya karakter kuat. Teh 37 memberikan rasa yang khas dan sedikit pahit, sementara susu kental manis menambahkan sentuhan lembut dan manis yang seimbang. Air panas mendidih menyatukan semuanya menjadi minuman yang cocok dinikmati di tengah hawa dingin Berastagi.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1348" src="https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804-300x169.jpg 300w, https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804-768x432.jpg 768w, https://suntara.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Logopit_1747107400804.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Minuman ini biasa ditemukan di warung-warung lokal, terutama pagi dan sore hari. Cukup duduk santai, pesan satu gelas supen, dan nikmati suasana kota kecil sambil menyeruput kehangatan yang membalut.</p>
<p><strong>Manfaat Supen untuk Kesehatan</strong></p>
<p>Selain nikmat, supen juga punya beberapa manfaat (selama tidak dikonsumsi berlebihan). Teh hitam seperti Teh 37 dikenal kaya akan antioksidan, yang membantu tubuh melawan radikal bebas. Air panasnya membantu melancarkan peredaran darah dan meringankan tenggorokan.</p>
<p>Susu kental manis memang tinggi gula, tapi juga memberi energi instan dan kandungan kalsium yang bermanfaat untuk tulang. Sangat cocok untuk kamu yang baru turun dari pegunungan atau lelah setelah berkeliling pasar tradisional.</p>
<p><strong>Supen: Bukan Sekadar Minuman, Tapi Pengalaman</strong></p>
<p>Supen adalah salah satu bentuk keramahan khas Karo yang disajikan dalam gelas kecil. Rasanya mengingatkan kita pada rumah, pada cerita-cerita sederhana di warung, dan pada nikmatnya hidup yang pelan-pelan.</p>
<p>Jadi, saat kamu berada di Berastagi, jangan lupa mampir dan cicipi supen. Nikmati bukan hanya rasanya, tapi juga suasana dan cerita yang dibawanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/supen-berastagi-minuman-legendaris-penghangat-dingin-yang-bikin-nagih/">Supen Berastagi : Minuman Legendaris Penghangat Dingin yang Bikin Nagih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Ide Takjil untuk Jualan di Bulan Puasa</title>
		<link>https://suntara.or.id/10-ide-takjil-untuk-jualan-di-bulan-puasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikhwan Sy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 14:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Ide jualan takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Menu takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Suluh Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Suntara]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil buka puasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suntara.or.id/?p=1238</guid>

					<description><![CDATA[<p>SULUH NUSANTARA &#8211; Salah satu momen yang unik ketika bulan Ramadhan adalah berburu takjil untuk buka puasa. Kegiatan ini sering kali dilakukan sambil menunggu berbuka. Di sisi lain, takjil menjadi sebuah bisnis pembuka rejeki di bulan puasa. Berjualan takjil menjadi salah satu peluang bisnis yang menguntungkan selama bulan ramadhan. Tidak perlu pusing, inilah sepuluh ide [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/10-ide-takjil-untuk-jualan-di-bulan-puasa/">10 Ide Takjil untuk Jualan di Bulan Puasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suntara.or.id" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow"><strong>SULUH NUSANTARA </strong></a>&#8211; Salah satu momen yang unik ketika bulan Ramadhan adalah berburu takjil untuk buka puasa. Kegiatan ini sering kali dilakukan sambil menunggu berbuka.</p>
<p>Di sisi lain, takjil menjadi sebuah bisnis pembuka rejeki di bulan puasa. Berjualan takjil menjadi salah satu <a href="https://www.doku.com/blog/ide-jualan-takjil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer nofollow">peluang bisnis</a> yang menguntungkan selama bulan ramadhan.</p>
<p>Tidak perlu pusing, inilah sepuluh ide takjil untuk jualan yang dapat kamu coba:</p>
<h2><strong>1. Gorengan</strong></h2>
<p>Dengan rasanya yang gurih dan renyah, gorengan menjadi menu yang cocok untuk hidangan pembuka setelah berpuasa. Bakwan, tempe mendoan, dan pisang goreng adalah beberapa gorengan yang mudah dibuat dan disukai semua orang.</p>
<p><span data-contrast="auto">Apabila bosan dengan gorengan biasa, coba variasi gorengan kekinian. Jamur crispy, ubi goreng kopong, atau singkong keju bisa menjadi inovasi yang unik untuk pembeli.</span></p>
<h2><strong>2. Es Buah</strong></h2>
<p>Es buah menjadi pilihan takjil buka puasa yang banyak orang sukai. Setelah menahan haus dan dahaga seharian, es buah menjadi penyegar bagi saat berbuka.</p>
<p>Es buah yang memiliki rasa manis dan berwarna-warni sangat menggoda untuk pembeli. Es buah juga tersedia dengan harga yang murah.</p>
<h2><strong>3. Aneka Jus Buah</strong></h2>
<p><span data-contrast="auto">Buah seperti mangga, alpukat, atau buah naga akan menggugah selera jika dikombinasikan dengan susu atau yogurt. Menu ini cocok untuk minuman saat berbuka.</span></p>
<p>Selain enak dan menyegarkan, es buah juga menjadi menu takjil yang menyehatkan</p>
<h2><strong>4. Kolak pisang</strong></h2>
<p>Salah satu takjil buka puasa yang selalu popluer saat bulan Ramadan tiba adalah kolak pisang. Rasanya yang manis dan gurih menjadikannya menu favorit banyak orang.</p>
<p><span data-contrast="auto">Agar lebih menarik coba gunakan inovasi kolak dengan tambahan keju parut, es krim vanila, atau saus vla. Agar tampilan dan rasa lebih bervariasi, kamu dapat tambahkan ubi ungu atau nangka.</span></p>
<h2><strong>5. Klepon</strong></h2>
<div>Salah satu jajanan tradisional yang terkenal ketika puasa adalah klepon. Makanan yang memiliki rasa manis dan tekstur sedikit lengket ini, pemburu takjil kerap mencarinya selama bulan Ramadhan.</div>
<div></div>
<div>Selain rasanya yang enak, klepon membutuhkan bahan yang tidak terlalu banyak, dan cara pembuatannya pun cukup mudah. Terbuat dari tepung ketan yang berlapis kelapa parut, klepon berisi dengan gula merah cair, yang meledak saat digigit.</div>
<blockquote>
<div>||<strong> BACA JUGA: </strong><a href="https://suntara.or.id/6-rekomendasi-bisnis-buat-santri-yang-bisa-hasilkan-cuan/" target="_blank" rel="noopener">6 Rekomendasi Bisnis buat Santri yang Bisa Hasilkan Cuan</a></div>
</blockquote>
<h2><strong>6. Es Pisang Ijo</strong></h2>
<div>
<p>Makanan khas Makassar ini salah satu takjil yang banyak menjadi kesukaan masyarakat. Es satu ini memiliki rasa yang lembut dan gurih, cocok untuk menjadi takjil.</p>
<p>Es pisang ijo terbuat dari pisang yang terbalut dengan adonan tepung berwarna hijau. Pisang ijo disajikan dengan disirami santan lalu es serut dan sirup.</p>
</div>
<h2><strong>7. Sosis Bakar</strong></h2>
<div>Rasa gurih, lezat dan <em>smoky</em> dari sosis bakar, menjadikannya banyak orang menyukai takjil ini. Topping saus keju, pedas, BBQ atau saus lainnya menambah cita rasa sosis bakar</div>
<div></div>
<div>Sosis bakar bisa menjadi pilihan untuk jualan takjil karena proses pembuatannya yang cukup mudah dan murah.</div>
<h2><strong>8. Pisang Nugget</strong></h2>
<div>
<p><span data-contrast="auto">Pisang nugget sebenarnya adalah pisang goreng versi kekinian. Banyak orang menyukai olahan pisang ini karena variasi rasanya yang berbeda-beda.</span></p>
<p><span data-contrast="auto">Pisang nugget biasanya tersaji dengan berbagai varian topping yang lezat, seperti topping cokelat leleh, meses, keju, atau matcha.</span><span data-ccp-props="{&quot;134233117&quot;:false,&quot;134233118&quot;:false,&quot;335559738&quot;:240,&quot;335559739&quot;:240}"><br />
</span></p>
</div>
<h2><strong>9. Puding</strong></h2>
<div>
<div>Ide jualan takjil selanjutnya membutuhkan modal kecil untuk membuatnya, takjil itu adalah puding. Puding memiliki rasa yang creamy dan manis.</div>
<div></div>
<div>Puding mempunyai berbagai variasi, bisa berbahan dasar buah-buahan, coklat atau vanila. Penampilan puding biasanya juga tersedia dengan berbagai topping untuk menggugah selera.</div>
<h2><strong>10. Mochi</strong></h2>
</div>
<div>
<div>Mochi menjadi makanan yang cukup unik untuk dicoba menjadi menu takjil. Masyarakat tengah banyak menyukai cemilan ini.</div>
<div></div>
<div>
<p>Makanan asal Jepang ini, dibuat dari beras ketan yang diketuk hingga menjadi adonan yang kenyal. Kemudian, mochi memiliki berbagai varian isi dengan rasa yang menarik selera. Variasi rasanya antara lain kacang merah, green tea, hingga buah-buahan segar.</p>
<p>Itulah beberapa ide takjil untuk jualan yang dapat kamu pakai saat bulan puasa. Selamat mencoba.</p>
</div>
</div>
<div></div>
<div><em>Wallahu A&#8217;lam</em></div>
<div><em>Oleh Dennis Ramadhan</em></div>
<p>Artikel <a href="https://suntara.or.id/10-ide-takjil-untuk-jualan-di-bulan-puasa/">10 Ide Takjil untuk Jualan di Bulan Puasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suntara.or.id">Suntara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
