19 Agustus menjadi hari istimewa karena Grup WhatsApp Pendamping PPH Se-Indonesia telah genap berusia tiga tahun.
Grup yang pada awalnya lahir dari sebuah gagasan sederhana ini kini telah menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi bagi ratusan Pendamping PPH dari berbagai daerah di Indonesia.
Adalah Ikhwan Syahlani, Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, yang menginisiasi terbentuknya grup tersebut. Sebagai seorang Pendamping PPH, ia melihat perlunya sebuah ruang bersama yang dapat mempermudah komunikasi antarsesama pendamping, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan dan dinamika di lapangan.
Gagasan itu kemudian diwujudkan dalam sebuah grup WhatsApp.
Tidak ada bayangan bahwa ruang komunikasi sederhana tersebut akan berkembang sedemikian jauh. Tiga tahun berjalan, grup Pendamping PPH Se-Indonesia kini telah dihuni oleh 379 Pendamping PPH dari berbagai wilayah Indonesia.
Bukan sekadar tempat berbagi informasi, grup ini tumbuh menjadi ruang belajar bersama. Ketika seorang pendamping menemukan persoalan di lapangan, anggota lainnya dapat memberikan masukan, berbagi pengalaman, atau membantu mencari solusi.
Berbagai pertanyaan mengenai pendampingan produk halal, proses administrasi, persoalan di lapangan hingga pengalaman dalam mendampingi pelaku usaha menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.
Semangat yang dibangun sejak awal pun tetap dipertahankan: saling membantu dan saling menguatkan antarpendamping.
Di tengah luasnya wilayah Indonesia dan beragamnya kondisi para pelaku usaha yang didampingi, komunikasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Seorang pendamping di Sumatera dapat belajar dari pengalaman pendamping di Jawa. Pendamping di Kalimantan dapat berbagi persoalan dengan pendamping di Sulawesi. Begitu pula sebaliknya.
Jarak yang secara geografis begitu jauh seolah menjadi dekat melalui ruang komunikasi tersebut.
Tiga tahun perjalanan grup ini pada akhirnya bukan hanya tentang bertambahnya jumlah anggota, tetapi tentang tumbuhnya sebuah jejaring kebersamaan.
Sebuah grup WhatsApp yang bermula dari inisiatif seorang Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, kini telah menjadi ruang silaturahmi bagi ratusan Pendamping PPH dari seluruh Indonesia.
19 Agustus 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan itu.
Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Namun, perjalanan ini juga bukan akhir. Masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan, masih banyak persoalan yang harus dicarikan solusi, dan masih banyak pengetahuan yang perlu dibagikan.
Karena itu, semangat yang menjadi dasar lahirnya grup ini akan selalu relevan : berkomunikasi, berbagi pengalaman, saling membantu, dan bersama-sama menghadirkan produk halal bagi masyarakat Indonesia.
𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁 𝘂𝗹𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗸𝗲-𝟯 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗪𝗵𝗮𝘁𝘀𝗮𝗽𝗽 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗣𝗛 𝗦𝗲-𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮
Semoga tetap menjadi ruang yang hangat untuk berbagi, tempat bertumbuh bersama, dan jembatan silaturahmi para Pendamping PPH di seluruh Indonesia.
Dari Berastagi untuk Indonesia.
Tiga tahun terhubung, terus berbagi, dan terus mengabdi.